DIJAMIN ASELI: Karena Identitas itu Penting!

July 24, 2007

wow

karya buyungkarya chia

karya dhikakarya puputkarya nutcil

Aedi Shop, Kemang Utara
Minggu, 15 Juli 2007

Empat jam menjelang pembukaan pameran, kami sedang melakukan persiapan untuk memastikan semuanya berjalan lancar, karya2 yang dipajang dan name tagnya, mengingatkan peserta supaya tidak datang terlambat untuk kelas diskusi sore itu, konsumsi, brosur, spanduk, yup, semuanya kelihatan baik-baik saja.

Pukul 16.15 WIB, kelas diskusi dimulai dengan pembicara Bp. Idham Setiadi, tema yang diangkat adalah identitas -mengenai proses pembentukannya yang harus dipikirkan, dikerjakan dan memang membutuhkan waktu untuk disadari-. Dalam berkarya, proses itu butuh kekonsistenan, membuka diri dan peka terhadap persoalan di sekeliling kita.

idham b setiadi

DIJAMIN ASELI memang mengangkat persoalan identitas, tema yang dipandang penting -bagi komunitas MAROS- untuk dipahami karena tidak cukup hanya dibicarakan tapi perlu disajikan -untuk dibaca, secara visual-. Identitas jadi awal untuk membentuk otentisitas, kreativitas, menentukan pilihan hingga masuk ke wilayah industri. Walaupun proses mengenal dan sadar identitas akan menghadapi kesulitan dan ketegangan, MAROS mencoba untuk mulai belajar.

Rasanya, menggarap cultural issue sebagai penutup rangkaian workshop jenjang menengah adalah saat yang tepat, setelah melewati jenjang dasar dengan fokus penguatan skill dasar, intuisi dan logika. Output yang dihasilkan tentu tetap dikaitkan pada persepsi individual yang subjektif, yang menjadi kekuatan karya illustrasi yang dapat disikapi dengan kebaruan, cair – dengan ragam eksperimen teknik dan media.

Bagi para peserta, kegiatan pajang karya ini adalah awal untuk berinteraksi secara terbuka dan langsung dengan publik dalam hal ide, skill, dan kapasitas personalnya.
DIJAMIN ASELI sendiri jadi pertanggung jawaban dari kemajuan sebuah proses pembelajaran, dalam hal ini illustrasi, dengan kepentingan sebagai alat pesan dan sebagai tujuan.

DIJAMIN ASELI, pajang karya illustrasi ke-2 untuk komunitas MAROS ini berlangsung dari tanggal 15 – 22 Juli 2007 di Aedi Shop, Kemang Utara.
Eko Priharseno, pemilik toko -yang berprofesi sebagai pelukis, illustrator, desainer dan DJ- mulai memprakarsai kegiatan pameran di tempatnya sejak tahun 2006.
NOT clothing milik Eko juga mendukung kegiatan ini.
aedi

Advertisements

Watch Out! Here They Come!!!

July 2, 2007

Watch Out! Here They Come!!! WAJIB DI KLIK!!!

STOP PRESS!!! Workshop Maros pindah ke Fatmawati!!!

June 29, 2007

maros baru

Yup! MAROS sudah pindah dari kawasan Ciledug ke Fatmawati Jakarta Selatan.
Kami sekarang berkegiatan di Komplek Keuangan Cilandak, Jl. Keuangan IV/61A, Jak-Sel 14230.
Di tempat yang baru ini, kegiatan workshop reguler sudah berlangsung sementara bagian yang lainnya masih terus diperbaharui.

More infos 2 come!

Insertion workshop bersama Denny Rhangie Phang dan Eko Priharseno

June 26, 2007

Ini adalah kegiatan MAROS yang baru dapat diceritakan kembali sekarang -maaf ya- karena blog ini baru dapat diperbaharui selepas pindahan berlangsung… pindahan? Yup! MAROS sudah pindah tempat, ke mana dan bagaimananya, abis ini aja ya…!

Agenda insertion workshop ini memang sudah direncanakan untuk menjadi bagian dari kegiatan jenjang menengah, dimana keduanya dilakukan di waktu dan tempat yang terpisah.

 

 

Workshop marker bersama Denny Rhangie Phang

Denny “Opa”

Grogol, 27 Mei 2007

 

Workshop yang diadakan di bilangan Grogol ini mulai dihadiri oleh para peserta selepas jam makan siang dengan Denny Rhangie Phang a.k.a Opa (begitu kami menyebutnya) sebagai instruktur. Karya-karyanya membuat semua yang hadir kagum, wajah tokoh-tokoh seperti John Lennon, Marilyn Monroe dan David Bowie menjadi objek eksplorasinya, ‘Intinya adalah ‘merusak’ gambar dengan dikendalikan!’, begitu kata Opa.

peserta maros berkaryapeserta maros berkarya2
Setelah diberi penjelasan, para peserta mulai berkarya. Teknik-teknik yang telah diajarkan seperti marker yang diberi air, ditutup kertas koran sampai disiram kopi langsung dipraktekkan. Efek yang dihasilkan adalah ‘kejutan’, memang tidak terduga sebelumnya, hal ini karena tinta marker akan bereaksi ketika diberi air -akan terurai menjadi beberapa warna- atau kopi -menghasilkan warna yang mendekati warna kulit manusia-. Hal yang menarik adalah teknik-teknik tersebut ditemukan oleh Opa secara tidak sengaja (baca: kecelakaan). Beberapa peserta yang merasa belum dapat ‘merusak dengan mengendalikan’ terus mencoba sampai mendapatkan hasil (yang tak terduga) yang diinginkan.

karya akikarya vivikarya buyung

Workshop berlangsung sampai pukul 5 sore, di saat karya-karya sedang didokumentasikan dan kami pun membubarkan diri setelah itu. Sampai ketemu seminggu lagi ya!

 

 

Workshop stensil bersama Eko Priharseno

mas eko
Kemang Utara, Minggu, 3 Juni 2007

 

Kali ini di daerah Kemang Utara, para peserta MAROS berencana untuk bertemu dan berkarya dengan teknik stensil.

Sebelumnya, kami diberi penjelasan dan contoh oleh Eko Priharseno – instruktur, mulai dari prinsip teknik stensil yang menggunakan mal (bidang cetak) yang terdiri dari beberapa lapis sampai dengan cara menggunakan cat semprot / pylox.

semprotmembuat mal

(‘YOUR OWN CHARACTER’ adalah tema karya para peserta, mereka menciptakan karakter yang kemudian dibuat illustrasinya dengan teknik stensil. Mulai dari menggambar karakter, membuat mal sampai menggunakan pylox, semuanya dilakukan untuk berkarya di hari Minggu siang itu. Beberapa peserta ada yang sudah terbiasa berkarya dengan teknik ini. Di sela-sela membimbing para peserta, Eko dan Adikara -ketua komunitas MAROS- juga sempat berkarya yang hasilnya kemudian dipajang di tempat workshop.

Di akhir kegiatan, Eko merasa puas dengan hasil workshop hari itu, ‘Karya-karya lo gokil!’.

karya stensil buyungkarya widikarya fuad
Acara hari itu ditutup selepas briefing tentang kepindahan MAROS. Yup! Sampai jumpa di tempat yang baru! Dan di kegiatan-kegiatan yang akan datang!

 

 

Wow! Kita sudah Online!

May 19, 2007

ayoayo berkarya!
Pameran Lantai Satu, April 2007

Sudah sampai di sini sejak MAROS mulai berkegiatan di awal tahun ini.

Setelah melalui jenjang dasar / basic yang ditutup dengan kegiatan pajang karya dan diskusi bertajuk ‘Lantai Satu’, para peserta workshop angkatan pertama yang memasuki jenjang menengah / intermediate tengah melakukan eksplorasi teknik dan media saat ini, sudah memasuki minggu ketiga di bulan Mei 2007, akhirnya website MAROS -yang seharusnya sudah berjalan di awal bulan ini menurut agenda kami- bisa mengudara.

Padatnya jadwal berkegiatan karena tahun ini adalah yang pertama untuk MAROS -belum setahun sebetulnya, baru hampir setengahnya- membuat kami belum sempat untuk mengurus registrasi atas nama sendiri dan menggunakan saja terlebih dahulu fasilitas yang gratis ini. Namun yang terpenting adalah kami tidak ingin menunda lebih lama lagi untuk menginformasikan agenda-agenda MAROS, baik arsip-arsip yang sudah berlalu dan rencana-rencana yang akan datang. Bila sebelumnya kami menggunakan fasilitas friendster -yang juga gratis =P- untuk ‘membiarkan’ anda mengetahui keberadaan kami -PD banget!- yang dapat di-invite dengan mengetik maros_act@yahoo.com, supaya kehadiran jalur ini dapat lebih diakses dan berfungsi sebagai sarana untuk berkomunikasi, menyampaikan ide, pemikiran dan harapan – hal-hal inti dalam kerangka edukasi, khususnya yang berbasis seni rupa dalam ruang lingkup aktivitas MAROS, yang juga diharapkan untuk hadir dengan lebih ‘cair’ dalam konteks yang lain, dimana terobosan dan pembaharuan adalah ‘vitamin’ yang dibutuhkan oleh insan kreatif dan budaya saat ini – untuk menjadi sadar potensi, mengembangkan dan menggerakkannya sebagai kekuatan budaya dan ekonomi.

We welcome y’all to draw and to see!

berkarya